Demo Tolak Omnibus Law Di Jember Berakhir Damai

    2
    56472

    Aksi demonstrasi ribuan orang mahasiswa di depan gedung DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, berakhir damai, Kamis (8/10/2020) siang.

    Aksi lempar batu ini membuat sejumlah kaca jendela gedung Dewan pecah, termasuk kaca jendela di ruang kerja Ketua DPRD Itqon Syauqi. Namun aksi lempar batu ini tak berubah menjadi kerusuhan lebih besar, karena aparat kepolisian tidak langsung melakukan represi dan justru mengawal pimpinan Dewan bertemu perwakilan mahasiswa.

    Para pemimpin mahasiswa dalam aksi itu juga bekerja keras dan berhasil menenangkan sebagian massa yang ricuh. Mereka bernegosiasi dengan pimpinan Dewan di ruang Badan Musyawarah.

    Dalam pertemuan dengan pimpinan Dewan, perwakilan mahasiswa dari 25 elemen, antara lain Himpunan Mahasiswa Islam, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan lain-lain, mendesakkan tuntutan agar Undang-Undang Omnibus Law dicabut.

    Mahasiswa juga meminta agar para anggota Dewan Di Jember memperjuangkan langsung aspirasi rakyat. Mereka kecewa karena DPRD Jember selama ini gagal memperjuangkan pencabutan Omnibus Law. Akhirnya Itqon menyatakan siap berangkat ke Senayan. “Kami akan sampaikan langsung aspirasi mahasiswa kepada pimpinan DPR RI di sana,” katanya.

    Saat Itqon menyampaikan itu depan ribuan mahasiswa, aplaus terdengar. Itqon meminta doa mahasiswa agar perjuangan berhasil. Aksi pun diakhiri dengan damai tanpa ada bentrokan

    2 COMMENTS

    1. I was curious if you ever thought of changing the structure
      of your website? Its very well written; I
      love what youve got to say. But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with it better.
      Youve got an awful lot of text for only having 1 or 2 pictures.

      Maybe you could space it out better?

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here