Aksi Heroik Polisi Tulungagung Patut Dijadikan Motivasi

0
520

Empat orang spesialis penggembos ban nasabah bank berhasil ditangkap, Jumat (12/1/2018), sekitar pukul 11.30 wib.

Penangkapan aksi ini tidak lepas dari naluri Bripka NE, seorang anggota Satlantas Polres Tulungagung.

Saat itu NE akan pulang untuk menunaikan salat Jumat, dan melintas di Jalan Soekarno-Hatta.

NE mengatakan, saat itu dirinya melihat sebuah mobil pikap Isuzu Panther tengah ganti ban, di sisi selatan jalan.

Seorang pelaku turun dari motor Suzuki Satria dan menghampiri pikap itu.

Namun sebelum mencongkel pintu, aksinya diketahui pemilik mobil.

Pelaku kabur dan dijemput motor Suzuki Satria, dan kabur ke arah barat.

“Saya pikir orang gila. Setelah pemilik mobil saya tanya, dia bilang pelaku akan mencongkel mobilnya,” ujar NE.

Empat pelaku spesialis penggembos ban mobil nasabah bank saat ditangkap polisi (surya/istimewa)
Pemilik mobil pikap itu ternyata baru saja mengambil uang dari Bank Mandiri.

NE berinisiatif mengejar pelaku yang kabur. Namun sampai di depan PSBU Kauman, pelaku turun dan dijemput minibus KIA W 1766 SO.

Mobil itu putar arah dan kabur ke arah timur. NE kemudian minta bantuan rekannya, untuk menghentikan mobil itu.

“Motor saya hanya Honda Scoopy, tidak bisa ngebut. Niatnya agar dicegat di perempatan Tamanan, tapi pelaku lolos ke timur,” tambah NE.

Mobil pelaku ternyata berhenti di depan Masjid Plosokandang.

Jumlah mereka ada empat orang. Mereka sempat keluar mobil, namun seorang pelaku kembali masuk mobil.

Tidak lama kemudian pelaku membuang kunci T ke sisi utara tembok jalan.

Melihat pelaku membuang barang bukti, NE melakukan penangkapan.

“Waktu itu ada lima anggota Polantas yang ikut membantu. Kami tangkap bersama-sama,” ucap NE.

Proses penangkapan tanpa perlawanan.

Sementara satu pelaku yang mengendarai Suzuki Satria berhasil kabur.

“Dugaan saya pelaku ini belok waktu di perempatan Gleduk. Mungkin dia tahu saya polisi, sehingga berusaha menghindar,” tutur NE, yang saat penangkapan mengenakan seragam cek fisik, Satpas SIM warga kelabu.

Penangkapan itu kemudian diserahkan ke Satreskrim Polres Tulungagung.

Saat ini para pelaku dimintai keterangan di empat ruangan berbeda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here