Surabaya – Blogger Polri

Bandar dan Pengedar Narkotika jenis Sabu dan Extasi berhasil di ringkus oleh jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dari Sektor Krembangan dibeberapa tempat yang berbeda pada Senin, 11 Juni 2018 dan Minggu, 24 Juni 2018.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K., M.Si, yang didampingi Kapolsek Krembangan Kompol Rendy Surya Aditama S.H., S.I.K., dan Kabag Humas AKP Sugiati dalam konferensi pers di halaman Mapolsek Krembangan pada Selasa, 26 Juni 2018.

Keempat Tersangka Saat Diamankan Polisi

Keempat para tersangka itu berinisial AY alias I (27 tahun), warga Genting Baru berperan sebagai Bandar Narkoba, IR (31 tahun), warga Genting Baru berperan sebagai Pengedar, BH (46 tahun), warga Genting Baru dan MK (46 tahun), warga Babadan Surabaya juga berperan sebagai Pengedar.

Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K., M.Si, kepada awak media yang hadir menjelaskan, Bahwa penangkapan keempat tersangka tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat tentang kasus penipuan yang disidik oleh anggota Polsek Krembangan.

” Setelah dilakukan penyelidikan, Petugas langsung mengarah ke penadah barang hasil penggelapan berinisial IW dan berhasil menangkapnya. Saat dalam proses pengembangan, Petugas mendapati barang bukti berupa Narkoba, ” Ucap Kapolres.

Barang Bukti Narkoba Diamankan Polisi

Masih kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Setelah mengembangkan lagi ke atasnya, Petugas berhasil menangkap AY yang merupakan Sang Bandar. ” Dari pengakuan para tersangka, Kemungkinan besar para tersangka adalah merupakan jaringan Narkoba yang pernah ditangkap oleh Direktorat Narkotika Polda Metro Jaya, ” Jelasnya.

Kapolres menambahkan, Setelah kita berkordinasi dengan Polda Metro Jaya, Bahwa barang bukti berupa Inex ini berasal dari Belanda atau Jerman.

” Narkotika jenis Inex ini adalah Inex Khusus yang belum beredar di Indonesia. Karena barang ini bentuknya besar-besar, Jadi masih asli dari Eropa, ” Pungkas Kapolres.

Barang Bukti Sabu Yang Berhasil Diamankan

Terkait Narkoba jenis Sabu ini, Lanjut Kapolres, Masih mendalami dari mana para tersangka mendapatkan Narkoba. Yang pasti, Kasus ini masih dalam proses pengembangan dan penyelidikan para petugas dari Polsek Krembangan. Tentunya nanti akan di backup dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Apabila nanti membutuhkan kordinasi lebih tinggi lagi, Kita akan meminta bantuan dari Polda Jatim.

” Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas berupa 1 plastik kecil yang berisi Sabu dengan berat 36 gram, 18 poket Sabu dengan berat yang berbeda, Puluhan butir Pil Extasi warna merah muda yang diduga dari Eropa, ” Kata Kapolres.

Sementara itu, Menurut Kapolsek Krembangan Kompol Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., menjelaskan, Bahwa tersangka membeli narkoba dari luar daerah dan diedarkan ke Surabaya dengan harga Sabu persatu gramnya Rp. 800.000 dan Inexnya oleh tersangka dijual seharga Rp.250.000 perbutir.

” Cara mengedarkan barang haram itu, Para tersangka lebih dulu dilakukan pemesanan sebelum mengirim Sabu atau Inex, Dengan mentransfer sejumlah uang yang sesuai dengan harga barang yang diminta sang pemesan kepada pelaku. Hal tersebut kita ketahui berdasarkan bukti yang kita kumpulkan, Seperti bukti tranferan dari pemesan, ” Ungkap Kapolsek Krembangan Kompol Rendy.

Lanjut lanjut Kapolsek Krembangan menambahkan, Adapun bukti transferan yang kita amankan ada yang mentransfer uang sebesar Rp. 80 Juta, Rp.50 juta, dan Rp. 20 Juta rupiah.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Tersangka AY akan dijerat dengan Pasal 112 dan 114. ” Sedangkan untuk tersangka lainnya akan dikenakan dengan Pasal 112, 114 dan 132 UU RI No.35 tahun 2009, ” Tegasnya. ( Humas Res Pelabuhan Tanjung Perak/Syam )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here