Dulu, banyak orang yang percaya kalau gelar sarjana saja bisa membawa seseorang ke masa depan yang cerah. Tidak jarang orangtua sampai rela membayar mahal biaya perkuliahan demi masa depan dan kesempatan bagi anak-anak mereka. Namun, apakah pemikiran tersebut masih relevan saat ini?

Gelar sarjana bisa jadi tidak cukup sebagai jaminan masa depan sejahtera kalian. Banyak para sarjana lulusan S1 yang masih menganggur yakni berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada tahun 2016, tercatat sebesar 5,5% dari jumlah lulusan S1. Ini berarti dari 100 angkatan kerja terdapat sekitar lima hingga enam orang pengangguran. Wah!

Tentunya hal ini tidak terlepas dari persaingan yang ketat, serta kurangnya “bekal” dari para sarjana tersebut setelah lulus dari universitas mereka. Nah kali ini, Jumat (12/5), brilio.net akan mengulas tiga bekal penting yang kamu butuhkan untuk meraih masa depan yang lebih cerah yakni menjadi sarjana yang memiliki skills dan karakter yang baik, dan membedakan kamu dengan yang kompetitor. Apa aja pilihan bekal untuk masa depan kamu? Yuk, simak di bawah ini!

1. Memiliki wawasan kebangsaan yang kuat (Nation Building)

Apa yang terjadi jika ratusan mahasiswa dari berbagai latar belakang perguruan tinggi di seluruh Indonesia berkumpul? Mahasiswa penerima program Djarum Beasiswa Plus mengikuti rangkaian acara talk show dan diskusi kebangsaan, cultural visit, serta pergelaran seni. Mereka bukan penyanyi, pemain teater maupun penari profesional. Namun dengan semangat belajar dan kerja sama, dan dipandu pelatih andal di bidangnya mereka berlatih kegiatan seni sekaligus mengenal akar sejarah dan budaya Indonesia.

Seorang yang memahami jati dirinya, sekaligus memiliki wawasan kebangsaan akan sangat dibutuhkan apalagi di era globalisasi saat ini. Pelatihan wawasan kebangsaan dapat membantu memiliki rasa percaya diri serta rasa hormat diri sebagai bagian dari negaranya agar mampu bersaing, juga menghadapi kompetisi dengan bangsa yang lain di dunia.

2. Bangun karakter pemimpin dengan Leadership Development.

Mahasiswa yang ingin sukses dengan masa depan yang cerah juga diharapkan mempunyai sikap dan karakter kepemimpinan. Yaitu menjadi sosok hanya tidak hanya memiliki kecerdasan akademis saja. Melainkan juga kudu punya modal dasar kecerdasan emosional untuk menjadi pemimpin yang baik.

Modal kepemimpinan seperti mawas diri, pengaturan diri, motivasi diri, rasa empati serta keterampilan sosial harus dimiliki oleh seseorang yang bercita-cita memiliki masa depan cerah. Program Beswan Djarum dalam hal ini berupa rangkaian soft skills Leadership Development yang dapat membantu para penerima beasiswa menjadi pemimpin visioner, komunikatif, serta mampu memotivasi dan membawa pengikutnya menuju perubahan yang lebih baik

3. Wujudkan pribadi terpercaya dengan Character Building.

Untuk mengasah karakter memang diperlukan sebuah kebiasaan dan berlatih, yakni membiasakan diri selalu melakukan perbaikan. Menjadi pribadi terpercaya, memberikan kesempatan berperan dan menciptakan hal yang lebih besar. Saat kamu lulus, menjadi pribadi terpercaya menjadi salah satu kunci mengembangkan karier kamu.

Nah, selain menjadi pemimpin yang baik, para penerima Beswan Djarum juga mendapatkan pelatihan tentang bagaimana menjadi pemimpin Indonesia yang berkarakter luhur dan mandiri. Dapat bersikap tepat baik sebagai diri sendiri maupun sebagai bagian dari kelompok. Mereka mendapatkan pelatihan soft skills untuk berproses menjadi pribadi yang dibekali enam karakter dasar: keterpercayaan, tanggung jawab, hormat, kesetaraan, kepedulian dan kewargaan.

Gimana? Mantap banget kan bekal-bekal yang dibutuhkan? Kamu sudah punya yang mana aja, nih? Kamu juga bisa mengasahnya lagi dengan mengikuti program Djarum Beasiswa Plus yang nggak hanya memberimu bantuan dana beasiswa, tapi juga memberikan serangkaian soft skills tadi.

Ketahui syarat-syaratnya dulu ya, ada di bawah ini:
1. Sedang menempuh Tingkat Strata 1 (S1 Universitas), Diploma 4 (D4 Politeknik) pada semester IV.
2. IPK Minimum 3.0 pada semester III
3. Dapat mempertahankan IPK minimum 3,00 hingga akhir semester IV.
4. Aktif dalam kegiatan organisasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here