{"id":2879,"date":"2025-05-13T20:48:33","date_gmt":"2025-05-13T20:48:33","guid":{"rendered":"https:\/\/bloggerpolri.com\/?p=2879"},"modified":"2025-05-13T20:48:33","modified_gmt":"2025-05-13T20:48:33","slug":"kapolri-perintahkan-operasi-serentak-berantas-premanisme-di-seluruh-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/2025\/05\/13\/kapolri-perintahkan-operasi-serentak-berantas-premanisme-di-seluruh-indonesia\/","title":{"rendered":"Kapolri Perintahkan Operasi Serentak Berantas Premanisme di Seluruh Indonesia"},"content":{"rendered":"<div class=\"entry-header\">\n<h1 class=\"post-title lg mb-10\"><strong>Kapolri Perintahkan Operasi Serentak Berantas Premanisme di Seluruh Indonesia<\/strong><\/h1>\n<div class=\"mb-15\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"post-content-area\">\n<div class=\"post-media post-featured-image mb-20\"><a class=\"gallery-popup\" title=\"Kapolri Perintahkan Operasi Serentak Berantas Premanisme di Seluruh Indonesia\" href=\"https:\/\/id1.dpi.or.id\/uploads\/images\/2025\/05\/image_750x395_68237dc797b19_1.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"img-fluid lazyloaded\" src=\"https:\/\/id1.dpi.or.id\/uploads\/images\/2025\/05\/image_750x395_68237dc797b19_1.jpg\" alt=\"Kapolri Perintahkan Operasi Serentak Berantas Premanisme di Seluruh Indonesia\" data-src=\"https:\/\/id1.dpi.or.id\/uploads\/images\/2025\/05\/image_750x395_68237dc797b19_1.jpg\" \/><\/a>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo<\/div>\n<div class=\"entry-content\">\n<p>JAKARTA \u2013 Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memerintahkan pelaksanaan &#8220;Operasi Kepolisian Kewilayahan&#8221; secara serentak di seluruh Indonesia guna memberantas aksi premanisme yang kian meresahkan masyarakat. Perintah tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor: STR\/1081\/IV\/OPS.1.3.\/2025, dan ditujukan kepada seluruh jajaran Polda serta Polres di Tanah Air.<\/p>\n<p>Operasi ini resmi dimulai sejak 1 Mei 2025 dan bertujuan untuk menindak tegas para pelaku serta membongkar jaringan premanisme secara menyeluruh.<\/p>\n<p>\u201cOperasi ini ditujukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku dan jaringan premanisme, \u201d ujar Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Karopenmas Divisi Humas Polri dalam konferensi persnya, Selasa (6\/5\/2025).<\/p>\n<p><strong>Dukungan Akademisi: Premanisme Harus Diberantas<\/strong><br \/>\nDukungan terhadap langkah tegas Polri juga datang dari Dr. Hirwansyah, SH, MH, M.Kn, pakar hukum dan dosen di Universitas Bhayangkara. Ia menilai bahwa premanisme\u2014terutama yang dilakukan oleh oknum debt collector dan organisasi masyarakat (ormas)\u2014telah menjadi fenomena yang mengganggu ketertiban umum.<\/p>\n<div class=\"google-auto-placed ap_container\"><ins class=\"adsbygoogle adsbygoogle-noablate\" data-ad-format=\"auto\" data-ad-client=\"ca-pub-7319661699611652\" data-adsbygoogle-status=\"done\" data-ad-status=\"filled\"><\/p>\n<div id=\"aswift_3_host\"><\/div>\n<p><\/ins><\/div>\n<p>Menurutnya, tindakan tersebut sejalan dengan tugas pokok Polri sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Pasal 13, yang mencakup:<br \/>\na. Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,<br \/>\nb. Menegakkan hukum,<br \/>\nc. Memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n<p><strong>Oknum Debt Collector Bisa Dipidana<\/strong><br \/>\nDr. Hirwansyah menegaskan bahwa oknum debt collector yang melakukan kekerasan dalam penarikan kendaraan bermotor yang wanprestasi dapat dikenai sanksi pidana jika terdapat cukup bukti.<\/p>\n<p>\u201cJika terbukti melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan dalam proses penarikan, maka dapat dikenakan Pasal 365 ayat (1) KUHP yang ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara, \u201d jelasnya.<\/p>\n<p><strong>Oknum Ormas Juga Dapat Dijerat Pidana<\/strong><br \/>\nKasus serupa berlaku bagi oknum ormas yang melakukan praktik pungutan liar (pungli) dengan kekerasan atau paksaan.<\/p>\n<p>\u201cDalam hal seperti ini, dapat dikenakan Pasal 368 ayat (1) KUHP tentang pemerasan, dengan ancaman hukuman hingga sembilan tahun penjara, \u201d tambahnya.<\/p>\n<p><strong>Koordinasi Antar Lembaga Sangat Diperlukan<\/strong><br \/>\nDr. Hirwansyah juga menyerukan perlunya kerja sama antara Polri dengan instansi lain. Misalnya:<br \/>\n1. Untuk menindak oknum debt collector: Polri dapat bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna menindak lembaga pembiayaan atau perbankan yang mempekerjakan pelaku bermasalah.<br \/>\n2. Untuk oknum ormas: Kepolisian bisa berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) guna mengevaluasi izin dan keberlangsungan organisasi tersebut.<\/p>\n<p><strong>Harapan Publik: Tindakan Tegas dan Konsisten<\/strong><br \/>\nMasyarakat, menurut Hirwansyah, sangat berharap agar penegakan hukum terhadap premanisme tidak hanya bersifat sesaat atau insidental, namun dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cSudah ribuan pelaku premanisme berhasil diamankan. Ini patut kita apresiasi sebagai bukti nyata keseriusan Polri dalam menjaga ketertiban umum, \u201d pungkasnya.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kapolri Perintahkan Operasi Serentak Berantas Premanisme di Seluruh Indonesia Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo JAKARTA \u2013 Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memerintahkan pelaksanaan &#8220;Operasi Kepolisian Kewilayahan&#8221; secara serentak di seluruh Indonesia guna memberantas aksi premanisme yang kian meresahkan masyarakat. Perintah tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor: STR\/1081\/IV\/OPS.1.3.\/2025, dan ditujukan kepada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":{"0":"post-2879","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-kegiatan"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2879","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2879"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2879\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2880,"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2879\/revisions\/2880"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2879"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2879"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2879"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}