{"id":7034,"date":"2026-05-23T04:56:57","date_gmt":"2026-05-22T21:56:57","guid":{"rendered":"https:\/\/bloggerpolri.com\/?p=7034"},"modified":"2026-05-23T04:56:57","modified_gmt":"2026-05-22T21:56:57","slug":"cegah-begal-polda-metro-bentuk-150-pos-pantau-yang-dijaga-polisi-berseragam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/2026\/05\/23\/cegah-begal-polda-metro-bentuk-150-pos-pantau-yang-dijaga-polisi-berseragam\/","title":{"rendered":"Cegah Begal, Polda Metro Bentuk 150 Pos Pantau yang Dijaga Polisi Berseragam"},"content":{"rendered":"<p>Cegah Begal, Polda Metro Bentuk 150 Pos Pantau yang Dijaga Polisi Berseragam<\/p>\n<p>Perbesar<br \/>\nPatroli malam tim gabungan dari Polda Metro Jaya, TNI dan Satpol PP di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (22\/5\/2026). Foto: Nauval Pratama\/kumparan<\/p>\n<p>Polda Metro Jaya membentuk 150 pos pantau di sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta sebagai upaya pencegahan aksi begal dan kejahatan jalanan.<\/p>\n<p>Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, pos-pos tersebut ditempatkan di lokasi yang dinilai rawan dan diisi personel kepolisian berseragam agar kehadiran aparat lebih terlihat oleh masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cAda 150 pos pantau yang kami tempatkan di beberapa titik Kota Jakarta ini, di situ kami tempatkan personel Polri terutama yang berseragam,\u201d kata Wahyu dalam jumpa pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (22\/5).<\/p>\n<p>Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari penguatan pola pencegahan yang dijalankan Direktorat Samapta, yang selama ini mengedepankan kehadiran polisi berseragam melalui patroli di lapangan.<\/p>\n<p>Pola patroli dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari patroli roda dua, roda empat, hingga patroli Perintis Presisi yang digelar terutama pada malam hari.<\/p>\n<p>\u201cKami membentuk hampir seluruh polres itu ada patroli Perintis Presisi yang selalu berkolaborasi untuk melaksanakan kegiatan pencegahan terhadap aksi begal yang terjadi khususnya di Kota Jakarta,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selain menempatkan personel, kendaraan patroli juga disiagakan di titik-titik pos pantau untuk memperkuat kehadiran polisi di lapangan.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKendaraan-kendaraan patroli kami tempatkan pada titik-titik tersebut untuk meminimalkan dan menghadirkan polisi sebanyak-banyaknya, terutama di Kota Jakarta pada saat malam hari, sore hari, maupun di siang hari,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Wahyu menilai peningkatan volume patroli yang selama ini dilakukan masih belum cukup sehingga diperlukan langkah tambahan berupa pembentukan pos pantau.<\/p>\n<p>Ia menyebut pola tersebut sebelumnya juga pernah diterapkan untuk mengantisipasi tawuran dan kini kembali diaktifkan untuk mencegah aksi begal.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan kami sudah kami tingkatkan kembali dengan membentuk pos-pos seperti apa yang sudah kami lakukan pada saat sebelumnya untuk mengantisipasi tawuran. Untuk mengantisipasi begal, kami bentuk kembali beberapa pos,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Tak hanya patroli menggunakan kendaraan, personel juga dikerahkan melakukan patroli jalan kaki di titik-titik rawan.<\/p>\n<p>\u201cPola kegiatan patroli yang kami lakukan tidak hanya mobil, tapi juga jalan kaki pun juga kami lakukan di situ-situ tadi,\u201d tutur Wahyu.<\/p>\n<p>Ia berharap langkah tersebut dapat meningkatkan rasa aman masyarakat saat beraktivitas di Jakarta, baik pada siang maupun malam hari. \u201cKhususnya masyarakat Kota Jakarta bisa keluar dengan aman,\u201d tutupnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cegah Begal, Polda Metro Bentuk 150 Pos Pantau yang Dijaga Polisi Berseragam Perbesar Patroli malam tim gabungan dari Polda Metro Jaya, TNI dan Satpol PP di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (22\/5\/2026). Foto: Nauval Pratama\/kumparan Polda Metro Jaya membentuk 150 pos pantau di sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-7034","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-blog"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7034","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7034"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7034\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7035,"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7034\/revisions\/7035"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7034"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7034"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerpolri.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7034"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}