Ditlantas Polda Sulsel gelar latihan Praops Zebra Pallawa 2023

Ditlantas Polda Sulsel gelar latihan Praops Zebra Pallawa 2023

Kabag Bin Ops Polda Sulsel AKBP Sabil Umar mewakili Karo Ops Polda Sulsel saat membuka Latihan Praoperasi Zebra Pallawa 2023 di Makassar, Rabu (30/8/2023). ANTARA/HO/Zulkifli

“Latihan Praops Zebra Pallawa Polda Sulsel untuk menyatukan persepsi dalam penanganan operasi agar memaksimalkan dalam meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,”

Makassar (ANTARA) – Ditlantas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar pelatihan Pra Operasi Zebra Pallawa 2023 untuk menyamakan persepsi dalam bertindak serta meningkatkan kemampuan dan ketrampilan personel dalam menekan tindak kecelakaan lalu lintas


Kabag Bin Ops Polda Sulsel AKBP Sabil Umar di Makassar, Kamis, mengatakan tujuan Operasi Zebra Pallawa 2023 adalah, tercapainya penurunan pelanggaran, kecelakaan lalu lintas (lakalantas), menurunnya fatalitas korban lakalantas, dan upaya meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Latihan Praops Zebra Pallawa Polda Sulsel untuk menyatukan persepsi dalam penanganan operasi agar memaksimalkan dalam meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Sulsel AKBP Masaluddin menjelaskan target operasi zebra adalah, terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas, serta meminimalisir jumlah pelanggaran lalu lintas di jalan raya.

Kegiatan Operasi Zebra Pallawa 2023 dilaksanakan serentak selama 14 hari mulai tanggal 4 September sampai dengan 17 September 2023.

Masaluddin mengaku selama 2023 Ditlantas Polda Sulsel dan jajaran telah melakukan berbagai upaya serta langkah-langkah antisipatif dalam mencegah terjadinya pelanggaran yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Ditlantas juga berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum lalu lintas yang transparan dan humanis.

Untuk Operasi Zebra Pallawa 2023, Ditlantas Polda Sulsel memprioritaskan penegakan hukum melalui sistem ETLE atau electronic traffic law enforcement, tidak lagi melakukan tilang manual.

“Untuk operasi di lapangan para personel dalam melakukan penindakan pelanggaran tidak lagi secara manual tetapi dengan sistem ETLE, yakni menggunakan ETLE Mobile on Board dan ETLE Mobile Handheld,” katanya.

Dalam pengarahannya, Karo Ops Polda Sulsel mengharapkan, agar para petugas di lapangan mengantisipasi dan melaksanakan deteksi dini dan pemetaan terhadap lokasi rawan macet, pelanggaran dan rawan lakalantas.

Selain itu, juga perlunya memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat tentang Kamseltibcarlantas, serta membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

Operasi Zebra Pallawa 2023 di seluruh wilayah Provinsi Sulsel ini mengedepankan fungsi lalu lintas, baik di tingkat Polda maupun Polres jajaran yang di dukung tugas operasional kepolisian lainnya guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap tata tertib dan peraturan lalu lintas.

“Kita berharap dengan dilaksanakannya kegiatan Latpraops ini, para peserta memperoleh gambaran tentang apa yang menjadi tugas pokoknya serta memahami langkah-langkah dalam pelaksanaan operasi, hingga pada akhirnya dapat mensukseskan penggelaran operasi Zebra Pallawa 2023,” ucapnya

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *